Kalau sedang cari cara cepat untuk mulai berjualan makanan atau jadi driver delivery, Shopee Food mungkin jawabannya. Platform ini terus berkembang dan membuka peluang besar bagi pemilik usaha kuliner dan pekerja lepas di seluruh Indonesia. Pertanyaannya, bagaimana sih prosesnya dan apa saja yang dibutuhkan untuk bisa diterima cepat? Artikel ini akan mengupas tuntas langkah-langkah mendaftar di Shopee Food tahun 2026 dengan syarat yang relatif mudah.
Shopee Food adalah fitur delivery terintegrasi dalam aplikasi Shopee yang memungkinkan restoran, warung makan, hingga pedagang makanan skala kecil untuk menjangkau pelanggan lebih luas. Selain seller, platform ini juga membuka lowongan untuk driver (disebut dengan “Rider”) yang akan mengantarkan pesanan ke konsumen. Proses pendaftarannya sendiri sudah disederhanakan, berkat update terbaru Shopee di kuartal pertama 2026.
Syarat Umum Mendaftar Shopee Food
Nah, sebelum terjun ke langkah-langkah teknis, ada beberapa persyaratan dasar yang perlu dipenuhi. Persyaratan ini berlaku untuk semua yang ingin bergabung dengan Shopee Food, baik sebagai seller maupun rider.
Pertama, harus memiliki akun Shopee yang sudah terverifikasi lengkap. Jika belum punya, buat dulu melalui aplikasi Shopee dengan menggunakan nomor HP atau email. Akun ini nantinya akan menjadi identitas digital pembeli dan penjual.
Kedua, dokumen identitas yang masih berlaku. KTP, SIM, atau paspor berfungsi sebagai bukti keaslian identitas. Dokumen ini akan difoto atau di-upload saat proses verifikasi.
Ketiga, nomor rekening bank yang aktif. Dana dari penjualan atau pengantaran akan ditransfer langsung ke rekening yang didaftarkan. Pastikan nama pemilik rekening sesuai dengan data diri.
Keempat, nomor HP yang masih aktif dan mudah dihubungi. Shopee akan menggunakan nomor ini untuk notifikasi dan verifikasi OTP.
Syarat Khusus untuk Menjadi Seller di Shopee Food
Jika ingin membuka toko makanan di Shopee Food, ada beberapa persyaratan tambahan yang harus diperhatikan. Persyaratan ini untuk memastikan setiap seller memenuhi standar kualitas dan keamanan pangan.
Seller harus memiliki izin usaha dari pemerintah setempat, minimal berupa Surat Izin Usaha Mikro dan Kecil (IUMK) atau SIUP (Surat Izin Usaha Perdagangan). Jika sudah memiliki NPWP, semakin bagus karena akan meningkatkan kredibilitas bisnis. Izin ini bisa diurus di dinas terkait atau kantor kelurahan setempat.
Kemudian, lokasi usaha harus jelas dan terverifikasi melalui Google Maps atau aplikasi maps lainnya. Pastikan alamat yang didaftarkan sudah terdaftar di platform mapping untuk memudahkan rider menemukan lokasi pengambilan pesanan.
Untuk area tertentu, Shopee Food mungkin meminta sertifikat atau bukti memenuhi regulasi setempat tentang keamanan pangan, terutama jika menjual produk makanan yang berpotensi tinggi untuk kontaminasi. Misalnya, makanan mentah atau produk susu.
Terakhir, seller disarankan punya foto produk yang jelas dan berkualitas. Ini bukan persyaratan wajib saat pendaftaran, tapi akan sangat membantu meningkatkan penjualan setelah akun disetujui.
Syarat Khusus untuk Menjadi Rider Shopee Food
Berbeda dengan seller, rider punya persyaratan yang fokus pada kapabilitas pengantaran dan keselamatan berkendara.
Pertama, harus berusia minimal 18 tahun (untuk motor) atau 21 tahun (untuk mobil). Usia ini untuk memastikan rider sudah cukup matang dan paham tanggung jawab.
Kedua, punya kendaraan pribadi berupa motor atau mobil yang dalam kondisi baik. Shopee Food tidak menyediakan kendaraan, jadi rider harus punya sendiri. Kendaraan ini akan dicek kondisinya saat verifikasi.
Ketiga, memiliki SIM (Surat Izin Mengemudi) yang masih berlaku. Tipe SIM harus sesuai dengan jenis kendaraan yang akan digunakan. SIM C untuk motor, SIM A untuk mobil.
Keempat, STNK atau tanda bukti kepemilikan kendaraan. Dokumen ini menunjukkan bahwa kendaraan adalah milik sah pemohon pendaftaran.
Kelima, foto diri yang jelas dan terbaru. Foto ini akan menjadi identitas pembeda di aplikasi, sehingga pelanggan bisa mengenali rider yang mengantarkan pesanan mereka.
Keenam, nomor rekening bank untuk pencairan penghasilan. Sama seperti seller, rider perlu rekening aktif atas nama pribadi.
Langkah-Langkah Mendaftar sebagai Seller Shopee Food
Prosesnya sebenarnya cukup sederhana dan bisa diselesaikan dalam hitungan menit. Berikut adalah tahapannya:
Langkah 1: Buka Aplikasi Shopee
Pastikan sudah install aplikasi Shopee versi terbaru di smartphone. Jika belum, download dari Google Play Store atau App Store. Login dengan akun Shopee yang sudah ada atau buat akun baru jika belum punya.
Langkah 2: Akses Menu Shopee Food
Di halaman utama aplikasi, cari menu “Shopee Food” atau “Jual di Shopee Food” yang biasanya berada di bagian bawah atau dalam menu utama. Tap menu tersebut untuk masuk ke halaman pendaftaran.
Langkah 3: Pilih Tipe Seller
Shopee akan menanyakan jenis usaha yang dijalankan. Pilih kategori yang paling sesuai, misalnya “Restoran”, “Warung Makan”, “Kafe”, atau “Penjual Makanan Rumahan”. Pilihan ini akan mempengaruhi persyaratan dan verifikasi yang diperlukan.
Langkah 4: Isi Data Toko
Isi nama toko, alamat lengkap, nomor HP yang bisa dihubungi, dan jam operasional. Pastikan semua data akurat dan mudah diverifikasi. Lokasi harus tercantum dengan jelas agar mudah ditemukan rider dan sistem Shopee Food.
Langkah 5: Upload Dokumen
Upload foto KTP, izin usaha (IUMK atau SIUP), dan dokumen pendukung lainnya sesuai permintaan sistem. Pastikan foto dokumen jelas, tidak kabur, dan semua sisi terlihat lengkap. Sebaiknya ambil foto di tempat yang cukup terang.
Langkah 6: Tambahkan Data Rekening Bank
Masukkan nomor rekening bank yang aktif, nama pemilik rekening sesuai KTP, dan kode bank. Data ini akan diverifikasi untuk memastikan rekening tersebut benar-benar milik pendaftar.
Langkah 7: Verifikasi Nomor HP
Shopee akan mengirim OTP (One-Time Password) ke nomor HP yang didaftarkan. Masukkan kode OTP tersebut untuk membuktikan bahwa nomor HP adalah milik sah pendaftar.
Langkah 8: Tunggu Persetujuan
Setelah semua data terisi dan dokumen ter-upload, tinggal tunggu tim Shopee memverifikasi. Biasanya proses ini memakan waktu 1-3 hari kerja. Notifikasi akan dikirim ke aplikasi atau SMS saat persetujuan diterima.
Langkah-Langkah Mendaftar sebagai Rider Shopee Food
Proses pendaftaran rider sedikit berbeda dari seller, namun tetap simpel dan cepat.
Langkah 1: Buka Aplikasi Shopee
Sama seperti seller, pastikan aplikasi Shopee sudah terinstall dan login dengan akun yang sudah ada.
Langkah 2: Akses Menu Menjadi Rider
Cari menu “Menjadi Rider” atau “Bergabung sebagai Driver” di aplikasi. Biasanya ada di menu bantuan atau di halaman akun dengan label “Karir” atau “Lowongan Kerja”.
Langkah 3: Pilih Area Operasional
Pilih kota atau area di mana ingin bekerja sebagai rider. Pastikan area yang dipilih sudah terbuka untuk recruitment rider Shopee Food.
Langkah 4: Isi Data Pribadi
Lengkapi formulir dengan nama lengkap, tanggal lahir, jenis kelamin, alamat, nomor HP, dan email. Setiap data harus akurat dan sesuai dengan identitas resmi.
Langkah 5: Unggah Dokumen Persyaratan
Upload foto KTP, SIM, STNK, dan foto diri selfie yang jelas. Dokumen harus masih berlaku dan tidak ada yang sudah expired. Foto sebaiknya diambil dengan latar belakang netral dan pencahayaan yang cukup.
Langkah 6: Pilih Tipe Kendaraan
Pilih apakah akan menggunakan motor atau mobil untuk pengantaran. Pilihan ini akan mempengaruhi area operasional dan jenis pesanan yang bisa diangkut.
Langkah 7: Masukkan Data Rekening Bank
Input nomor rekening, nama pemilik, dan kode bank untuk pencairan penghasilan dari pengantaran.
Langkah 8: Setujui Syarat dan Ketentuan
Baca dengan seksama syarat dan ketentuan Shopee Food, kemudian berikan centang persetujuan. Ini adalah kontrak digital antara rider dan Shopee.
Langkah 9: Tunggu Verifikasi dan Aktivasi
Tim Shopee akan memverifikasi semua dokumen dalam waktu 1-5 hari kerja. Setelah disetujui, akun rider akan diaktifkan dan bisa langsung mulai menerima pesanan pengantaran.
Tips agar Cepat Diterima di Shopee Food
Ingin proses persetujuan lebih cepat? Berikut beberapa tips yang bisa membantu.
Pertama, pastikan dokumen yang diunggah benar-benar berkualitas tinggi. Foto yang buram atau tidak lengkap akan membuat tim verifikasi meminta re-upload, yang membuang waktu. Ambil foto di tempat terang, posisikan dokumen datar, dan pastikan semua sudut terlihat jelas.
Kedua, lengkapi semua data dengan akurat tanpa ada yang dikosongkan. Tim verifikasi akan langsung reject jika ada field yang masih kosong, jadi double-check sebelum submit.
Ketiga, gunakan nomor HP yang benar-benar aktif dan sering digunakan. Jika verifikasi OTP gagal berkali-kali, proses bisa tertunda.
Keempat, pastikan rekening bank yang didaftarkan sudah aktif dan benar-benar milik pribadi. Rekening yang tidak aktif atau atas nama orang lain akan ditolak saat verifikasi.
Kelima, jika diminta informasi tambahan atau ada notifikasi dari Shopee, segera lengkapi dalam 24 jam. Keterlambatan merespons akan memperlambat approval.
Keenam, pastikan data yang didaftarkan konsisten. Nama di KTP, rekening bank, nomor HP, dan alamat harus saling sesuai tanpa ada perbedaan yang membingungkan sistem.
Berapa Lama Proses Persetujuan?
Waktu tunggu persetujuan bervariasi tergantung kelengkapan dokumen dan volume aplikasi yang masuk. Umumnya, proses approval memakan waktu 1-3 hari kerja untuk seller, dan 1-5 hari kerja untuk rider.
Di jam-jam tertentu (seperti pagi hari atau hari kerja) verifikasi cenderung lebih cepat karena tim support Shopee sedang aktif. Jika sampai 5 hari kerja belum dapat respons, bisa hubungi customer service Shopee melalui aplikasi untuk follow up.
Biaya Pendaftaran Shopee Food
Kabar baiknya, pendaftaran di Shopee Food tidak dipungut biaya sama sekali. Gratis untuk seller maupun rider. Namun, seller akan dikenakan komisi dari setiap transaksi penjualan, biasanya berkisar 15-25% tergantung kategori produk dan promo yang sedang berjalan. Rider akan mendapat komisi per pengantaran yang nilainya berbeda-beda sesuai jarak dan beban pesanan