Beranda » Perbankan Digital » Cara Tarik Tunai Tanpa Kartu ATM BRI 2026: Lewat BRImo, Mudah dan Aman!

Cara Tarik Tunai Tanpa Kartu ATM BRI 2026: Lewat BRImo, Mudah dan Aman!

Lupa bawa kartu ke bank? Nah, kabar baiknya—era di mana nasabah harus membawa kartu fisik untuk tarik tunai sudah berlalu. Bank telah memudahkan semua nasabahnya untuk ATM melalui aplikasi , terutama sejak 2024 dan terus berkembang hingga 2026 ini.

Metode ini bukan hanya inovasi biasa—ini adalah solusi praktis untuk generasi mobile-first yang lebih suka mengandalkan smartphone daripada membawa kartu fisik. Jadi, bagaimana cara kerjanya? Mari kita bahas langkah demi langkah agar tidak ada yang terlewat.

Apa Itu Tarik Tunai Tanpa Kartu di BRI?

Tarik tunai tanpa kartu ATM adalah fitur yang memungkinkan nasabah menarik uang tunai langsung dari mesin ATM hanya dengan menggunakan kode unik yang dikirim melalui aplikasi BRImo. Tidak perlu kartu fisik, cukup ponsel dan aplikasi saja.

Sistem ini bekerja dengan prinsip simple namun secure: aplikasi BRImo menghasilkan kode transaksi enam digit yang berlaku untuk waktu terbatas (biasanya 10-15 menit). Nasabah memasukkan kode ini ke ATM BRI, dan mesin secara otomatis memproses penarikan tunai sesuai nominal yang diminta.

Keuntungan Menggunakan Fitur Tarik Tunai Tanpa Kartu BRI

Mengapa fitur ini semakin populer? Karena memberikan banyak keuntungan praktis yang tidak bisa diabaikan.

Pertama, fleksibilitas maksimal. Nasabah tidak perlu membawa kartu ATM fisik ke mana-mana. Cukup ponsel dan koneksi , transaksi bisa langsung dilakukan dari ATM manapun. Ini berguna saat lupa membawa dompet, kartu hilang, atau sedang terburu-buru.

Kedua, keamanan lebih terjamin. Kode yang dikirim BRImo bersifat one-time use dan waktu-terbatas, jadi risiko penyalahgunaan jauh lebih rendah dibanding kartu fisik yang bisa dicuri atau dicloning. Setiap transaksi terenkripsi dan terintegrasi dengan sistem keamanan BRI.

Baca Juga:  Promo Bunga Deposito Allo Bank 8,5 Persen Tahun 2026, Segera Ambil Sebelum Hangus!

Ketiga, mencegah kehilangan kartu. Nasabah tidak perlu khawatir kartu ATM hilang, rusak, atau tertelan mesin. Ini menghemat biaya penggantian kartu dan waktu tunggu pembuatan kartu baru.

Keempat, kontrol penuh atas transaksi. Nasabah bisa memantau setiap pengajuan tarik tunai melalui notifikasi real-time di aplikasi, sehingga transparansi finansial terjaga.

Syarat dan Ketentuan untuk Menggunakan Fitur Ini

Sebelum menggunakan fitur tarik tunai tanpa kartu, ada beberapa persyaratan yang perlu dipenuhi agar prosesnya lancar.

Persyaratan utama: Nasabah harus memiliki rekening tabungan atau giro aktif di BRI, sudah terdaftar sebagai pengguna aplikasi BRImo, dan memiliki akses internet aktif di ponsel. Nomor rekening dan nomor telepon harus sudah terdaftar dan terverifikasi di sistem BRI.

Untuk keamanan, nasabah juga harus sudah melakukan login ke BRImo dan memiliki PIN/password yang aktif. Aplikasi harus dalam kondisi up-to-date ke versi terbaru untuk memastikan semua fitur berjalan optimal.

Limitasi nominal juga perlu diperhatikan—biasanya BRI membatasi penarikan maksimal per transaksi (umumnya Rp 5 juta) untuk menjaga keamanan. Namun, limit ini bisa berbeda tergantung jenis rekening dan kebijakan BRI yang berlaku.

Langkah-Langkah Tarik Tunai Tanpa Kartu melalui BRImo

Proses menarik tunai tanpa kartu di BRI sangat sederhana dan bisa dilakukan siapa saja. Berikut adalah panduan lengkapnya:

1. Buka Aplikasi BRImo

Langkah pertama adalah memastikan aplikasi BRImo sudah terinstal di ponsel dan login menggunakan kredensial rekening BRI. Jika belum memiliki aplikasi, download melalui Google Play Store atau Apple App Store secara gratis.

2. Pilih Menu “Tarik Tunai Tanpa Kartu”

Setelah berhasil login, cari menu yang biasanya terletak di halaman utama atau menu khusus transaksi. Di BRImo, fitur ini biasanya bernama “Tarik Tunai Tanpa Kartu” atau “Withdraw Without Card” untuk versi English. Tap menu tersebut untuk melanjutkan.

3. Pilih Rekening Sumber Dana

Jika nasabah memiliki lebih dari satu rekening, pilih rekening mana yang akan digunakan untuk tarik tunai. Pastikan rekening tersebut memiliki saldo yang cukup untuk nominal yang ingin ditarik.

4. Masukkan Nominal Penarikan

Ketikkan jumlah nominal yang ingin ditarik. Pastikan nominal sesuai dengan limit maksimal yang ditetapkan BRI (biasanya mulai dari Rp 50 ribu hingga Rp 5 juta per transaksi). Aplikasi akan secara otomatis menampilkan nominal dalam kelipatan tertentu untuk kemudahan.

Baca Juga:  Apa Itu Account Officer? Tugas, Gaji, dan Syarat Lolos 2026!

5. Konfirmasi Transaksi

Periksa kembali data rekening dan nominal sebelum melanjutkan. Jika semua sudah benar, tap tombol “Lanjutkan” atau “Konfirmasi”. Aplikasi akan meminta verifikasi tambahan berupa PIN atau password rekening untuk keamanan.

6. Dapatkan Kode Unik

Setelah konfirmasi, BRImo akan mengirimkan kode unik enam digit melalui notifikasi push atau SMS. Kode ini berlaku hanya untuk beberapa menit (biasanya 10-15 menit), jadi segera catat atau copy kode tersebut. Jangan bagikan kode ke siapapun.

7. Pergi ke ATM BRI Terdekat

Cari mesin ATM BRI terdekat menggunakan fitur “Lokator ATM” di aplikasi atau GPS di ponsel. Pastikan memilih ATM yang dalam kondisi baik dan aktif. Jika memungkinkan, gunakan ATM yang berlokasi di tempat strategis dan ramai untuk keamanan.

8. Masukkan Kode di ATM

Di mesin ATM, pilih opsi “Tarik Tunai Tanpa Kartu” atau “Cardless Withdrawal”. Layar ATM akan meminta memasukkan kode enam digit yang telah diterima melalui BRImo. Masukkan kode dengan hati-hati dan pastikan tidak ada kesalahan ketik.

9. Verifikasi Nomor Telepon

Setelah kode dimasukkan, ATM mungkin akan meminta verifikasi nomor telepon yang terdaftar di rekening. Pastikan nomor yang dimasukkan sesuai dengan data di sistem BRI. Ini adalah lapisan keamanan tambahan untuk mencegah transaksi tidak sah.

10. Tarik Tunai dan Selesai

Jika semua verifikasi berhasil, ATM akan mengeluarkan tunai sesuai nominal yang diminta. Ambil uang dan kartu resi jika tersedia. Simpan resi sebagai bukti transaksi untuk keperluan administrasi atau pengajuan klaim jika ada masalah.

Keamanan dan Tips Penggunaan yang Aman

Meski fitur ini sudah aman dari sisi teknologi, tetap ada langkah-langkah yang perlu dilakukan nasabah untuk memastikan keamanan maksimal.

Pertama, jaga kerahasiaan kode. Kode yang diterima BRImo bersifat pribadi dan rahasia. Jangan pernah bagikan kode kepada siapapun, termasuk petugas bank atau pihak lain yang mengaku mewakili BRI. BRI tidak akan pernah meminta kode via telepon atau email.

Kedua, gunakan koneksi internet aman. Saat mengakses BRImo untuk meminta kode tarik tunai, pastikan menggunakan koneksi Wi-Fi pribadi atau mobile data sendiri, bukan Wi-Fi publik yang tidak terenkripsi. Wi-Fi publik rentan terhadap serangan cyber.

Ketiga, segera gunakan kode sebelum expired. Kode hanya berlaku beberapa menit, jadi jangan tunda-tunda. Jika kode sudah expired, minta kode baru melalui aplikasi. Kode lama tidak bisa digunakan lagi.

Baca Juga:  Review Lengkap Asuransi AXA Mandiri 2026 Apakah Benar Aman dan Menguntungkan?

Keempat, lakukan di lokasi aman. Tarik tunai di mesin ATM yang terang, ramai, dan aman. Hindari ATM di lokasi sepi atau tertutup. Pastikan tidak ada orang yang memantau saat memasukkan kode atau mengambil uang tunai.

Kelima, saldo berkala. Setelah transaksi selesai, cek saldo rekening melalui BRImo untuk memastikan nominal yang ditarik sudah terdebit dengan benar. Jika ada perbedaan, segera laporkan ke customer service BRI.

Keenam, update aplikasi secara berkala. Selalu perbarui aplikasi BRImo ke versi terbaru untuk mendapatkan fitur keamanan terbaru dan patch untuk bug yang ditemukan. Update ini umumnya tersedia gratis di app store.

Berapa Nominal Minimum dan Maksimum Tarik Tunai Tanpa Kartu BRI?

Berkaitan dengan batasan nominal, BRI telah menetapkan aturan yang jelas untuk setiap transaksi tarik tunai tanpa kartu.

Nominal minimum biasanya dimulai dari Rp 50 ribu per transaksi. Ini memastikan setiap penarikan memiliki nilai yang logis dan mencegah transaksi dengan nominal terlalu kecil yang justru memberatkan sistem.

Nominal maksimum umumnya Rp 5 juta per transaksi. Namun, limit ini bisa berbeda tergantung tipe rekening (Tabungan BRI vs Giro BRI vs Britama vs lainnya) dan kebijakan cabang setempat. Nasabah bisa mengecek limit spesifik mereka melalui aplikasi BRImo atau menghubungi customer service BRI di 1500017 (dari ponsel BRI) atau 14000 (dari ponsel operator lain).

Jika perlu menarik nominal lebih besar, nasabah bisa melakukan beberapa transaksi secara berturut-turut, atau mengunjungi kantor cabang BRI untuk melakukan penarikan langsung di teller.

Apa Bedanya dengan Tarik Tunai Biasa?

Mungkin ada yang bertanya, apa sih bedanya tarik tunai tanpa kartu dengan metode biasa? Perbedaannya cukup signifikan dari sisi kepraktisan dan teknologi.

Tarik tunai biasa memerlukan kartu ATM fisik yang harus dibawa kemana-mana. Nasabah masuk ke ATM, menempelkan kartu, masukkan PIN, dan uang keluar. Metode ini sudah bertahun-tahun jadi standar, tapi memiliki risiko kartu hilang atau terkloning.

Tarik tunai tanpa kartu menggunakan teknologi barcode atau kode unik yang dikirim melalui aplikasi. Lebih kontrol, lebih fleksibel, dan tidak perlu khawatir membawa kartu fisik. Ini adalah evolusi dari standar perbankan tradisional menuju perbankan digital yang lebih modern.

Biaya Administrasi dan Gratis Ongkos

Pertanyaan umum yang sering diajukan nasabah adalah apakah ada biaya untuk menggunakan fitur tarik tunai tanpa kartu ini.

Kabar baiknya: tarik tunai tanpa kartu BRI umumnya GRATIS dan tidak dikenakan biaya admin tambahan. BRI mengenakan tarif yang sama untuk tarik tunai tanpa kartu maupun tarik tunai dengan kartu—yaitu tanpa biaya admin, hanya saja untuk nominal tertentu di atas jumlah tertentu mungkin ada biaya (tergantung jenis rekening), namun untuk penggunaan normal, tidak ada charge khusus.

Ini termasuk biaya transfer ke rekening lain untuk top up atau keperluan lainnya tetap mengikuti tarif reguler BRI. Nasabah bisa mengecek rincian biaya terkini dengan membaca syarat dan ketentuan di aplikasi BRImo atau menghubungi customer service.

Bagaimana Jika Kode Tidak Diterima atau Expired?

Situasi ini mungkin terjadi, terutama jika koneksi internet tidak stabil atau ada delay pengiriman SMS. Berikut cara mengatasinya: